Posts

Showing posts from May, 2016

Teori Superioritas Tafsir bi'l ma'tsur

Image
Sebagian besar ulama mutakhir mengklaim superioritas tafsir jenis ini, pandang mereka tak ada alasan bagi seorang penafsir untuk menghiraukannya. Lalu sejatinya apakah tafsir bi'l ma'tsur ini? Sejauh yang kita dapati tafsir jenis ini adalah penafsiran yang mengandalkan kejelasan al quran atau al hadits untuk setiap teks al quran yang hendak ditafsirkan. Dengan dalih kebersumberannya melalui teks-teks sakral tafsir ini diklaim mencapai tingkatan tertinggi. Tetapi apakah dengan bukti adanya kejelasan yang didapat melalui al quran dan al hadits dapat menjamin kejelasan itu pula yang dikehendaki Tuhan? Bukankah Tuhan tidak pernah secara langsung menyatakan bahwa ayat ini adalah kejelasan atas firmanku? Bukankah Rasulullah hanya menjelaskan segelintir ayat-ayat Tuhan dan menyerahkan sisanya kepada para mujtahid.? Jadi apakah semua penafsiran bermetode ma'tsur atau bersumber sakral menjamin penafsiran itu yang dikehendaki Tuhan? Apakah hakikat penafsiran bi'l ma'tsu...

Autentisitas Mashlaẖah Mursalah

   Sebelum lebih jauh memasuki sesi ini, harus kami pertegas bahwa tidak semua ulama mene-rima pemberlakuan teori ini sebagai salah satu ladang derivasi peraturan jurisprudensi. Mayoritas sarjana muslim memungkiri keberadaannya sebagai salah satu kategori argumentatif, lantaran prasangka bahwa Mashla ẖ ah akan menimbulkan desakralisasi undang-undang agama oleh budak nafsu yang mengobral nama maslahat demi kepentingan pribadi.   sebagian pembenci analogi ( Qîas ), saking bencinya terhadap al-hal berbau opini, tidak segan-segan untuk berkata: “ini ( Mashla ẖ ah Mursalah) invalid, karena ia mengedepankan hawa (nafsu), dan pendapat tanpa bukti.” [1]

Historiografi konstruksi Ka’bah

Para  ulama memiliki sejumlah gagasan berbeda tentang gerangan pendiri ka’bah dan pembangunan perdananya yang dilangsungkan di muka bumi ini, sebagian mengatakan para Malaikat, sebagian lain mengasumskikan Adam AS. [1] Al-qur’an sendiri tidak menjelaskan siapa arsitek pertama Ka’bah itu , karena redaksi  ayat-ayat terkait pembangunan Ibrahim AS jika dikaji lebih lanjut ternyata mengindikasikan bahwa Ibrahim hanya membangun kembali puing-puing serta merenovasi bangunan yang diyakini sebagai masjid pertama itu. Seperti ayat ke 125 dalam surat Al-baqarah “ …Dan kami titahkan kepada Ibrahim dan Isma’il untuk membersihkan rumahku untuk mereka yang tawaf, beriktikaf dan bersembahyang”. Ayat ini menerangkan bahwa Ka’bah telah ada sebelum Tuhan memerintahkan Ibrahim untuk membersihkannya dari berhala-berhala yang di sembah manusia di tempat berdirinya bangunan itu. [2] Begitupula dengan ayat ke 127 surat al-baqarah “ Dan ketika Ibrahim dan isma’il meninggikan dasar-dasa...